
KAN Lasi — Dalam rangka memperkuat kebersamaan serta pengelolaan kelembagaan adat, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nagari Kamang Ilia melaksanakan kunjungan studi tiru ke KAN Nagari Lasi pada Minggu, 1 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Adat Nagari Lasi dan dihadiri oleh para pengurus serta ninik mamak dari kedua nagari.
Rombongan KAN Nagari Kamang Ilia disambut secara langsung oleh Ketua KAN Nagari Lasi, AKBP. Dr. Jamalul Ihsan, Datuak Sati, bersama para pengurus KAN, ninik mamak, serta para datuak di Nagari Lasi. Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh keakraban sebagai wujud semangat silaturahmi antar lembaga adat nagari.
Kegiatan diawali dengan perkenalan masing-masing pengurus dan para datuak, baik dari KAN Nagari Kamang Ilia maupun KAN Nagari Lasi. Momen ini menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang dialog yang konstruktif antar tokoh adat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session dan diskusi yang membahas berbagai aspek adat, pengelolaan kelembagaan adat, serta praktik-praktik yang telah diterapkan oleh KAN Nagari Lasi. Dalam sesi ini, KAN Nagari Lasi memaparkan pengalaman dan program kerja kelembagaan, termasuk tata kelola adat, peran ninik mamak, serta strategi penguatan lembaga adat di tengah dinamika sosial masyarakat.
Selain itu, turut disampaikan paparan materi terkait pemanfaatan media sosial, website, dan platform digital lainnya sebagai sarana publikasi, dokumentasi, serta edukasi adat kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi informasi tersebut dinilai penting dalam mendukung transparansi, penguatan eksistensi lembaga adat, serta menjaga nilai-nilai adat agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi KAN Nagari Kamang Ilia dalam mengembangkan tata kelola adat dan kelembagaan di nagarinya masing-masing, sekaligus memperkuat sinergi antar KAN di wilayah Sumatera Barat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara makan bersama di Balairuang Panjang Nagari Lasi, yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai adat Minangkabau yang menjunjung tinggi musyawarah, persaudaraan, dan silaturahmi.





Leave a Reply