Mampaluruih Jalan jo Tunjuak, Ma Angkek Batu Jo Bibia

(Padang, bagda subuah, 20 februari 2025) Batu adalah sejenis benda yang mempunyai berat lumayan, butuh tenaga exstra untuk mengangkatnya, ndo (tidak) mungkin diangkek dengan bibir sedangkan jalan cenderung tidak selalu lurus melainkan memiliki kelok atau belokan, ndak pulo mungkin dipaluruih (diluruskan) dengan hanya menunjuk.,

“MAMPALURUIH JALAN JO TUNJUAK MA ANGKEK BATU JO BIBIA” (melururuskan jalan pakai telunjuk, mengangkat batu dengan bibir) adalah kiasan atau kata ibaraik (perumpamaan) yang sering kito dengar di Sumatera Barat
Apabila menemui orang yang menganggap mudah atau menggampangkan sesuatu padahal mustahil dilakukan, atau seseorang yg hanya pandai bicara tapi tidak mau ikut melaksanakan apa yg ia katakan.

Kieh atau kiasan ini dulunyo sering disampaikan saat rapat, bila ada saran jalan keluar terhadap suatu masalah, dimana saran nya dipandang menggampangkan saja,

Kiasan ini bisa juga disampaikan oleh orang minang dalam mengkritisi keputusan, kebijakan dari niniak mamak jo cadiak pandai dalam nagari atau juga kebijakan dari lembaga yang labiah tinggi apabila keputusan atau kebijakan itu indak masuk di akal atau hanya sekedar hiasan bibir belaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami