Month: September 2025

  • HUTANG ADAT

    Hutang, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima, disini dapat dilihat bahwa sebelumnya ada yang diterima oleh yang berhutang dari yang berpiutang, bisa jadi Pitih Nan Babilang atau Ameh Nan Ba Bungkah, pada waktu yang sudah disepakati harus dikembalikan oleh yang berhutang.Namun berbeda dengan Hutang Adat, Hutang adat adalah…

    Read More: HUTANG ADAT
  • MAMBUBUA (Tando Anak Lai Babako)

    Mambubua adalah tradisi turun temurun nan di paturun panaikan di sumatera barat. Tradisi ini pada masing masing nagari berbeda beda pelaksanaanya, ada yang dilaksanakan 7 (tujuh) bulan kehamilan, ada juga yang melaksanakan beberapa hari setelah anak lahir. Di Nagari Lasi Kec .Candung misalnya, Mambubua dilaksanakan setelah cucu lahir. Keluarga dari suami atau Bako akan datang…

    Read More: MAMBUBUA (Tando Anak Lai Babako)
  • PAKAN

    Pakan kato rang minang, pekan bahaso melayu, bahaso rang kini se minggu (portugis). Sapakan, dan sepekan jo Seminggu memiliki makna sama, yaitu penunjukan 7 (tujuh) hari. Dari makna tersebutlah awal mula kata “Pakan” diartikan sebagai pasar rakyat yang dibuka sekali se pekan., untuk penamaanpun akan mengunakan nama hari saat hari pakan dilaksanakan, seperti :Pakan Salasa…

    Read More: PAKAN
  • BABALAI BAMUSAJIK

    Salah satu sarat badirinyo satu Nagari adalah “Ba Balai Ba Musajik” BALAI atau sering disebut Balerong adalah Simbol budaya di Minangkabau Sumatera Barat. Balerong adalah punyo (milik) Nagari, berbeda dengan rumah Gadang yang merupakan punyo (milik) Kaum.BALERONG : Asal Kato (kata) Balairuang dari kata Balai dan Ruang jadi Balai yang mempunyai Ruang, jika digabung menjadi…

    Read More: BABALAI BAMUSAJIK
  • TUNGKU TIGO SAJARANGAN

    Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, Tungku berarti batu yang dipasang untuk perapian yang dijadikan tumpuan periuk untuk memasak, sedangkan kata Sajarangan dalam bahasa minang berarti tiga tungku sama tinggi, jarak dan besarnya yang sedang digunakan menopang periuk untuk memasak sesuatu, yang mana tungku tidak boleh tempang (miring) tinggi sabalah, yang bisa menyebabkan periuk teleng gajai…

    Read More: TUNGKU TIGO SAJARANGAN
  • BATAHUN DUDUAK JO GURU, BAMUSIM TAGAK JO MAMAK

    Adalah ungkapan di Minangkabau tentang, yang di Nagari Lasi dipahami sebagai perumpamaan seorang anak kemenakan dalam menimba ilmu dan pengalaman serta juga merupakan tugas seorang mamak dan seorang Bapak kepada Kemenakan dan anaknya.Batahun Duduak Jo Guru menjelaskan tentang perjuangan seorang kemenakan dalam menuntut ilmu, butuh waktu yang panjang dan kesabaran dalam melaluinya. Dengan guru Ianya…

    Read More: BATAHUN DUDUAK JO GURU, BAMUSIM TAGAK JO MAMAK
  • TALI ADAT (Tali Nan Babuhua Sentak, Nan Bakarateh Jo Tapak Tangan, Nan Batinta Aia Liua)

    Di Minangkabau umumnya dan di Nagari lasi khususnya kito mengenal 3 norma aturan adat yang lazim disebut dengan Tali Tigo Sapilin, Partamu tali Sarak, Kaduo Tali Adat Dan Nan Katigo Tali Undang. Tali Sarak Ba Buhua Mati Tapacik Dek Aalim Ulama, Tali Adat Ba Buhua Sentak Tapacik Dek Niniak Mamak Dan Tali Undang Ado Nan…

    Read More: TALI ADAT (Tali Nan Babuhua Sentak, Nan Bakarateh Jo Tapak Tangan, Nan Batinta Aia Liua)
  • Kunjungan Studi Tiru KAN Nagari Kamang Ilia ke KAN Lasi, Perkuat Sinergi Antar Lembaga Adat

    KAN Lasi — Dalam rangka memperkuat kebersamaan serta pengelolaan kelembagaan adat, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nagari Kamang Ilia melaksanakan kunjungan studi tiru ke KAN Nagari Lasi pada Minggu, 1 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Adat Nagari Lasi dan dihadiri oleh para pengurus serta ninik mamak dari kedua nagari. Rombongan KAN Nagari Kamang Ilia…

    Read More: Kunjungan Studi Tiru KAN Nagari Kamang Ilia ke KAN Lasi, Perkuat Sinergi Antar Lembaga Adat
  • Mayilau Rimbo: KAN Lasi Jaga Batas Ulayat dan Cegah Bencana Alam

    Nagari Lasi — Dalam upaya menjaga kelestarian wilayah ulayat serta mencegah potensi bencana alam, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lasi melaksanakan kegiatan mayilau rimbo pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini difokuskan pada kawasan dan batas kampung dengan rimba. Pertama Maliek Labuah Pancang, yang merupakan batas antara kampuang jo rimbo, sekaligus batas ulayat kaum dengan ulayat…

    Read More: Mayilau Rimbo: KAN Lasi Jaga Batas Ulayat dan Cegah Bencana Alam
  • KAN Lasi Gelar Pelatihan Pembibitan bagi Anak Yatim Piatu Kanagarian Lasi

    Lasi — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lasi terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pembinaan generasi muda. Kali ini, KAN Lasi menggelar pelatihan cara pembibitan bagi 35 orang anak yatim piatu Kanagarian Lasi, sebagai upaya memberikan keterampilan dasar yang bermanfaat dan berkelanjutan.Pelatihan tersebut menghadirkan Ketua KAN Lasi, AKBP Dr. Jamalul Ihsan Dt. Sati, sebagai narasumber utama. Dalam materinya,…

    Read More: KAN Lasi Gelar Pelatihan Pembibitan bagi Anak Yatim Piatu Kanagarian Lasi
Hubungi Kami